Contoh Pembelahan Amitosis, Mitosis, Meiosis, Gametogenesis | Biologi Kelas 12
Dalam rangka pertumbuhan, tubuh kita akan bertambah besar dan tinggi. Begitu pula dengan hewan dan tumbuhan, lantaran sel-sel penyusun tubuh mengalami pembelahan sehingga bertambah banyak. Pertambahan sel inilah yang menyebabkan tubuh semakin besar dan tinggi. Pembelahan sel juga terjadi ketika sel-sel dalam jaringan tubuh kita rusak, sehingga sel-sel tersebut akan melakukan pembelahan untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Sebagai informasi, pada organisme uniseluler, terjadi pembelahan amitosis, seperti bakteri dan protozoa.
Lalu, pada makhluk hidup multiseluler, pembelahan sel mengakibatkan bertambahnya sel-sel tubuh. Oleh karena itu terjadilah proses pertumbuhan pada makhluk hidup. Pembelahan sel juga berlangsung pada sel kelamin atau sel gamet yang bertanggung jawab dalam proses perkawinan antar individu. Setelah dewasa, sel kelenjar kelamin pada tubuh manusia membelah membentuk sel-sel kelamin. Yuk kita simak lebih lengkapnya dibawah ini.

Pembelahan Langsung
Pembelahan langsung adalah proses pembelahan sel yang tanpa melalui tahapan tertentu. Contohnya yakni pembelahan amitosis.
Pembelahan Amitosis
Pembelahan Amitosis disebut juga Pembelahan Biner, karena setiap sekali pembelahan selalu menghasilkan 2 sel identik. Terjadi pada sel prokariotik atau sel uniseluler. Sifat anakan mirip dengan
induk. Pada pembelahan amitosis proses yang terjadi:
● Kariokinesis pembagian inti sel
● Sitokinesis pembagian sitoplasma

Pembelahan Tidak Langsung

Pembelahan tidak langsung adalah pembelahan yang melalui tahapan-tahapan dalam pembelahan sel. Proses pembelahan yang melalui tahapan tertentu, yaitu:
- Interfase
Fase persiapan awal sel. Fase terlama, yang terbagi pula atas:
a. G1 (growth 1) terjadi proses pertumbuhan dan metabolisme sel. Hasil metabolisme (energi) digunakan untuk penggandaan DNA.
b. S (synthesis) proses penggandaan DNA.
c. G1 (growth 2) terjadi proses pertumbuhan dan metabolisme sel. Hasil metabolisme (energi) digunakan untuk fase mitotik. - Mitotik
Fase saat sel aktif melakukan pembelahan. Yang terdiri atas: Profase, Metafase, Anafase dan Telofase.
Pembelahan Mitosis
Pembelahan mitosis mempunyai karakteristik sebagai berikut:
- Tujuan : regenerasi sel dan pertumbuhan
- Sifat anakan: identik induk (2n)
- Hasil anakan: 2 sel
- Tempat: sel tubuh (somatik)
Mitosis Sel Hewan


Catatan: Kata bercetak tebal adalah kata kunci setiap tahapan. Sumber gambar: ruangbiologi
Mitosis Sel Tumbuhan

Sel tumbuhan memiliki tahap pembelahan yang sama dengan sel hewan. Namun terdapat perbedaan dapat terlihat pada cara pembagian sitoplasma.
- Pada sel hewan, bagian ekuator sel mengerut dan menyempit sehingga sel terbagi menjadi dua.
- Pada sel tumbuhan, diktiosom akan menghasilkan vesikel-vesikel berisi bahan penyusun dinding sel dan disekresikan di bagian ekuator sehingga membentuk pelat Metafase.
- Selanjutnya pelat metafase akan berkembang menjadi dinding sel yang membagi sel tersebut menjadi dua.
Pembelahan Meiosis
Meisos disebut juga pembelahan reduksi karena terjadi pengurangan set kromosom yang semua diploid (2n) menjadi haploid (n)
- Tujuan : perkembangan (pembentukan sel gamet).
- Sifat anakan: berbeda dengan induk, anakan (n).
- Hasil anakan: 4 sel.
- Tempat: sel gamet.
- Terjadi sebanyak 2 kali (Meiosis 1 dan Meiosis 2).
Meiosis I Sel Hewan



Meiosis II


Gametogenesis
Proses pembentukan sel gamet pada makhluk hidup. Terdiri atas:
Sel Hewan | Sel Tumbuhan |
1. Spermatogenesis: Pembentukan sel gamet jantan 2. Oogenesis: Pembentukan sel gamet betina | 1. Mikrosporogenesis: Pembentukan sel gamet jantan 2. Makrosporogenesis: Pembentukan sel gamet betina |

Tabel perbandingan Spermatogenesis dan Oogenesis
Pembeda | Spermatogenesis | Oogenesis |
Pembentukan sel | spermatozoa | Ovum |
Tempat | Testis | Ovarium |
Hasil | 4 sel fungsional | 1 sel fungsional dan 3 badan polar |
Durasi | Seumur hidup | Berbatas waktu |
Mikrosporogenesis

Terjadi pada benang sari, dengan proses sebagai berikut:
- Sel induk mikrospora mengalami pembelahan meiosis menghasilkan 4 mikrospora.
- Setiap mikrospora mengalami pembelahan mitosis menghasilkan inti vegetatif dan inti generatif.
- Inti generatif membelah mitosis menghasilkan inti generatif I (sperma I) dan inti inti generatif II (sperma II).
Makrosporogenesis / Megasporogenesis

Terjadi pada benang sari dengan proses sebagai berikut:
- Sel induk megaspora mengalami pembelahan meiosis menghasilkan 1 megaspora yang fungsional.
- Megaspora mengalami 3x pembelahan mitosis tanpa diikuti sitokinesis sehingga menghasilkan 8 inti haploid:
● 1 inti ovum
● 3 antipoda
● 2 sinergid
● 2 bergabung menjadi inti kandung lembaga sekunder (IKLS).
Usai menyimak pemaparan diatas, kini kamu makin mahir menguasai seputar pembelahan sel.
Oiya, Minco alias Mimin KOCO juga mau kasih bocoran, nih kalau KOCO Star juga menyediakan media pembelajaran jika kamu masih butuh penjelasan yang lebih lengkap lagi. Langsung klik gambar banner ini, ya!
Dapatkan juga akses ke ribuan materi atau video belajar Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta bantuan langsung dari para guru secara live online dengan berlangganan KODIO Learning.